Duet Rahmat Yasin Dan Karyawan Faturahman


CIBINONG - Langgengnya duet Rachmat Yasin-Karyawan Faturachman pada Pilkada Kabupaten Bogor 2013 mendatang dapat dibuktikan dengan suksesnya digulirkan program berantai unggulan kedua pasangan.

Dalam penyampaian nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2013, pemerintahan RY-KF membidik segudang program prioritas.

Di antaranya menumbuhkembangkan investasi di berbagai sektor, peningkatan kualitas pendidikan, kartu jaminan pemeliharaan kesehatan (Jampesehat), modernisasi pasar tradisional, revitalisasi pertanian, sosial kemasyarakatan dan lainnya.

Waktu setahun rupanya tidak cukup bisa merealisasikan program tersebut sehingga wajar saja jika muncul penilaian, kalau program akhir jabatan itu menjadi kampanye terselubung pasangan itu kian santer akan kembali melenggang bareng di Pilkada Kabupaten Bogor 2013 mendatang.

“Pertama investasi di sektor pariwisata, pertanian, membuka kawasan wisata terpadu yang sifatnya multinasional dengan harapan ada pembangunan secara masif sehingga outputnya tercipta lapangan pekerjaan dan Bogor menjadi magnet investasi. Dimulai dari pembenahan infrastuktur,” ujar Rahmat Yasin di hadapan jajaran pimpinan dan anggota DPRD, Kamis (11/10/2012).

Di akhir jabatannya nanti, dia akan memrioritaskan sektor pendidikan yang mengarah kepada kualitas sarana pra-sarana, mutu pendidik, kurikulum dan buku silabus sehingga diharapkan bisa bersaing dengan pendidikan unggulan yang ada di perkotaan. Selain itu, pihaknya juga akan memberikan jaminan pemeliharaan kesehatan (Jampesehat) untuk rakyat Bogor.

“Yang mampu diberi fasilitas rumahsakit layak dan warga miskin dan tidak punya pekerjaan tetap, di kelas tiga dengan Kartu Jampesehat. Sedangkan untuk warga yang memenuhi klasifikasi tidak mampu tetapi tenaganya dibutuhkan masyarakat, seperti Ketua RT, Ketua RW, Guru Ngaji, Kader Posyandu, Kader Pos KB, Linmas, Guru Honor, Wartawan dan lainnya bila sakit kita rawat di kelas dua secara gratis,” paparnya.
RY-KF juga akan memodernisasi pasar tradisional. Artinya, lanjut politisi kawakan PPP itu, tranksaksinya tetap tradisional tetapi pelayanan modern.

“Dalam revitalisasi pertanian, kami kembangkan dengan pemberian traktor tangan dan handsprayer gratis bagi kelompok tani. Terakhir, program kemasyarakatan salahsatunya Bantuan Sosial (Bansos),” katanya.

Segudang program yang diluncurkan pasangan itu, sempat menjadi bahasan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor. Sebagian dari para wakil rakyat beda partai menilai, program tersebut merupakan kampanye terselubung pasangan tersebut untuk melanjutkan kepemimpinannya.

Seperti yang diungkapkan ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bogor, Albiner Banjar Nahor. Ia berpendapat, seharusnya Pemerintah memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat sejak awal.

”Kenapa baru sekarang tindakan itu dikeluarkan pada saat akan berakhirnya periode jabatannya di tahun depan. Jadi ini jelas untuk kepentingan politik pemilihan Kepala Daerah periode tahun depan,” kata Albiner kepada wartawan.

Ketua Fraksi Gerindra Iwan Setiawan juga beranggapan, program ini kuat unsur kepentingan pemilihan agar masyarakat bersedia memilihnya kembali untuk periode yang akan datang.

Menurut Iwan Setiawan program itu bisa sebagai sasaran berkelanjutan pada periode depan, karena bila dilakukan hanya satu depan masih sukar direalisasikan. “Akan ada pembahasan mendalam tentang Nota Keuangan yang disampaikan Bupati baik di Komisi atau Pansus, agar dapat menghasilkan keputusan terbaik untuk rakyat Kabupaten Bogor,” ujar Iwan.

Sementara ketua DPRD Kabupaten Bogor, Iyus Djuher mengatakan, Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Bogor terselenggara berdasarkan Surat Bupati Bogor Nomor 903/155-DPKBD tanggal 5 Oktober 2012 perihal Permohonan Agenda Penyampaian Nota Keuangan RAPBD TA 2013 serta hasil Rapat Badan Musyawarah tanggal 9 Oktober 2012. “Nota Keuangan RAPBD TA 2013 diterima dan akan dibahas lebih lanjut oleh Komisi DPRD dan Badan Anggaran DPRD setelah dokumen lengkap sepenuhnya,” ujar Iyus.


Konsistensi PPP Diakui

Partai Persatuan Pembangunan (PPP), akan selalu konsisten dalam memperjuangkan dan membela kepentingan umat. Hal tersebut dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor Ade Munawaroh saat menghadiri sebuah acara di Pondok pesantren Daarun Najwa, kemarin.

Dalam acara tersebut turut dihadiri artis dangdur senior Jhoni Iskandar pelantun Aku Bukan Pengemis Cinta serta beberapa tokoh ulama setempat. “Kami dari PPP dari dulu tetap konsinten sebagai partai Islam untuk membantu dan memperjuangkan segala sarana kepentingan umat islam,”ujar Ade Munawaroh Yanwar kepada wartawan kemarin.

Menurut dia, keberadaan ponpes harus didukung semua pihak karena peran Ponpes sangat berpengaruh untuk pendidikan agama kepada generasi muda. “Sebagai partai berbasis Islam, setiap keberadaan Ponpes memang menjadi kewajiban kami, dan bukan hanya ini, beberapa pondok pesantren yang didaerah lain juga kami bantu, dimana tujuannya untuk mendukung perkembangan ponpes yang sudah membantu menciptakan generasi kedepan,” paparnya.

Menyinggung masalah tawuran yang marak akhir-akhir ini di Kabupaten Bogor, dia menengaskan hal tersebut diakibatkan kurangnya pendidikan dasar agama, sehingga saat berangkat sekolah mereka malah membawa senjata tajam untuk tawuran.

“Kalau seandainya pala pelajar ini, sebelumnya mendapat pendidikan agama dipesantren atau tempat lainnya, saya rasa akan berkurang kejadian tawuran yang sudah mengarah kepada anarkisme,” ungkapnya.

Dia juga berpesan, kepada para orang tua agar memberikan pengawasan kepada anak anaknya selama berada di ponpes, karena fungsi ponpes dan sekolah banyak kesamaan namun hanya metode pelajaran yang berbeda.

“Ibu ibu yang menitipkan anaknya di Ponpes jangan hanya menitipkan namun harus juga diawasi, perhatianya harus sama dengan sekolah karena di Ponpes dalam rangka membentuk karakter anak melelalui pendidikan agama," tambah dia. (ice)










Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com




JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Al Sabili pada 20.18. dan Dikategorikan pada . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
Kang Lintas
Kang Lintas Kang Lintas Kang Lintas

2010 Berita Bogor. All Rights Reserved. - Designed by Berita Bogor