RDTR Kota Bogor Dibagi 3 Wilayah Pelayanan


KOTA BOGOR - Rencana Detail Tata Ruang  (RDTR) wilayah  Kota Bogor dibagi dalam tiga wilayah pelayanan.

Hal ini tertuang dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang wilayah pelayanan A, wilayah pelayanan D dan wilayah pelayanan E di Kota Bogor.

Raperda tentang RDTR Wilayah Kota Bogor tersebut  disampaikan Walikota Bogor Diani Buidiarto dalam sidang Paripurna DPRD Kota Bogor, yang dipimpin Ketuanya Mufti Faoqi di Gedung DPRD setempat,  Senin (3/9/2012).

Walikota Diani Budiarto mengungkapkan, bahwa penyusunan Rencana Peraturan Daerah tentang RDTR wilayah pelayanan A, wilayah pelayanan D dan wilayah pelayanan E  pada dasarnya merupakan langkah untuk melaksanakan amanat UUD No. 28 Tahun 2007 tentang penataan ruang.  Selain itu merupakan penjabaran dari amanat perda Kota Bogor Nomor 8  tahun 2011 tentang Rencana Ruang Wilayah Kota Bogor tahun 2011-2031.

Dijelaskan, RDTR wilayah pelayanan A disusun untuk menata seluruh wilayah yang termasuk didalamnya Kecamatan Bogor Tengah ditambah dengan Kelurahan batu Tulis, Kelurahan Empang dan Kelurahan Bondongan sebagai kawasan pusat kota.

Seluruh subtansi yang tercantum dalam pasal –pasal raperda ini berisi tentang tata cara mengendalikan perkembangan kegiatan perdagangan dan jasa yang selama ini yang selama ini sudah berlangsung disepanjang koridor jalan utama Kota Bogor seperti diantaranya  Jalan Raya Pajajaran, Jalan Ir. H.Juanda, Jalan Suryakencana, dan Jalan Jend Sudirman.

Dalam raperda ini, kata Diani, juga mengandung ketentuan tentang revitalisasi Kawasan Stasiun Kereta Api Bogor, Taman Topi, dan Taman Ade Irma Suryani serta revitalisasi kawasan Pasar Kebon Kembang, Jembatan Merah, Pasar Bogor dan sekitarnya.

Ketentuan lainnya, jelasnya, pengatur perilah peremajaan kawasan permukiman padat dan tidak teratur terutama yang berlokasi pada bantaran sungai Ciliwung, Cisadane,. Cipakancilan, serta pengembangan Ruang Terbuka Hijau.

Selanjutnya RDTR wilayah pelayanan D, dijelaskan Diani, seluruh ketentuannya diarahkan bertujuan untuk mengendalikan perkembangan dan mendorong kegiatan perdagangan dan jasa di wilayah Kecamatan Bogor Utara sebagai wilayah yang menjadi kawasan Gerbang Kota. Seperti diantaranya di Jalan Raya Pajajaran, Jalan MS Tubun, dan Jalan Adnawijaya serta Jalan Achmad Sobana.


Serah terima Raperda RDTR

Tujuannya menurut Diani, untuk mengarahkan dan mengendalikan perkembangan perumahan, kepadatan sedang serta membatasi meluasnya perkembangan perumahan yang tingkat kepadatannya tinggi dikawasan yang termasuk diwilayah Kecamatan Bogor Utara.

Sedangkan RDTR wilayah pelayanan E, seluruh ketentuannya diarahkan pada tujuan untuk melindungi kawasan sebagian Kecamatan Bogor Timur dan Kecamatan Bogor Selatan sebagai kawasan resapan air dengan mempertahankan komposisi 30%  kawasan lahan terbangun dan 70% kawasan sebagai lahan terbuka.

Untuk itu, kata Diani, maka diperlukan pengendalian perkembangan kegiatan perdagangan dan jasa disepanjang jalan Raya Tajur, Jalan Katulampa, dan Jalan Cikaret, serta rencananya di Jalan R3 dan jalan – jalan Inner Ring Road ,  sekaligus membatasi perkembangan pemukiman melalui penetapan perumahan dengan kepadatan rendah. (chris)

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Al Sabili pada 17.37. dan Dikategorikan pada , . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
Kang Lintas
Kang Lintas Kang Lintas Kang Lintas

2010 Berita Bogor. All Rights Reserved. - Designed by Berita Bogor