Komunitas Sunda Promosi Berbahasa Daerah


KOTA BOGOR - Komunitas Sunda di Kota Bogor mencanangkan berkomunikasi dengan menggunakan bahasa sunda.  Bahkan, mereka mengusulkan kepada Pemerintah Kota Bogor agar dibuatkan payung hukum sehari berbahasa sunda.

Pencanangan berkomunikasi berbahasa sunda dilakukan spontan dalam pertemuan yang digelar di Taman Kencana Bogor, Minggu (23/9/2012).

Komunitas sunda yang hadir antara lain dari Komunitas Jaka Sunda, Pepadi (Persatuan Pedalangan Indonesia) Kota Bogor, Setia Wargi, Sabilulungan, Paguyuban Pasundan,  dan Paguyuban Keluarga Besar Wargi Bogor (PKBWB) yang diwakili Eddy S. Warsa.

Eddy S Warsa dari PKBWB yang juga menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop) Kota Bogor mendukung penuh gagasan Komunitas Sunda  yang berkeinginan menghidupkan bahasa sunda di Kota Bogor, baik ketika berkomunikasi melalui Handphone, SMS (Short Mssage Service) maupun BBM (Blackberry Messenger) maupun berkomunikasi secara langsung.   “Memang ini harus kita awali dari kita sendiri, sehingga diharapkan akan bisa diikuti oleh generasi muda, “ kata Eddy.

Menurut Eddy, pencanangan berkomunikasi berbahasa sunda merupakan sosialisasi kepada generasi muda untuk membiasakan kembali bahasa sunda dalam berkumunikasi sehari – hari.

Hal senada diungkapkan  Sekretaris Dewan Pendidikan Kota Bogor Tedy SAO Wirakusumah.   Menurutnya, sebelum orang lain, para komunitas sunda yang ada di Bogor yang harus mengawalinya membiasakan berbahasa sunda.  

Selain itu, Tedy mengusulkan kepada Pemerintah Kota Bogor agar dibuatkan payung hukum sehari berkomunikasi dengan bahasa sunda.  “Paling tidak ada instruksi Pak Walikota Bogor untuk menggunakan bahasa sunda khususnya dilingkungan Pemerintah Kota Bogor sehari dalam seminggu, “ kata Tedy.


Wajib Gunakan Bahasa Sunda

Sekretaris Pepadi Kota Bogor Dadang HP juga mengusulkan, setiap khatib Jum’at menggunakan bahasa sunda pada saat memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) setiap bulan Juni.   “Jadi, penggunaan  bahasa sunda tidak hanya pada Sidang Paripurna memperingati HJB, tapi juga oleh para khatib Jum’at,” ujarnya.

Sementara itu dalam pertemuan Komunitas Sunda tersebut juga diputuskan akan meghidupkan kembali KoTK (Komunitas Taman Kencana) “ KoTK akan digelar setiap dua minggu sekali di area Taman Kencana Bogor, dengan menampilkan berbagai atraksi kesenian tradisional sunda, “ pungkas Dadang. (eka)

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Al Sabili pada 16.07. dan Dikategorikan pada , , , . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
Kang Lintas
Kang Lintas Kang Lintas Kang Lintas

2010 Berita Bogor. All Rights Reserved. - Designed by Berita Bogor