Diskominfo Kabupaten Bogor Menuai Kritik


CIBINONG - Wilayah Kabupaten Bogor yang cukup luas dengan jumlah penduduknya yang sangat padat, yakni sekitar 4,9 juta jiwa, membutuhkan kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang sangat keras. 

Demikian halnya Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bogor, harus bekerja ekstra memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.

Mengetahui akan pentingnya peran pelayanan informasi kepada masyarakat, sejak awal menjabat sebagai bupati Bogor, Rachmat Yasin pun langsung menunjuk dua orang kepercayaannya menjadi juru bicara (jubir) bupati. Hal ini menimbulkan anggapan dalam masyarakat jika bupati masih meragukan kinerja jajaran Diskominfo Kabupaten Bogor. Diskominfo dianggap belum mampu mengelola informasi untuk masyarakat Kabupaten Bogor.

“Dengan luas wilayah dan jumlah penduduknya yang mencapai 4,9 juta jiwa, bupati menganggap perlu adanya jubir. Karena itulah, bupati pun menunjuk dua orang sebagai jubirnya,” kata Jubir internal, Erwin Surianan kepada bogoronline.

Lebih lanjut Erwin mengatakan, sebagai jubir, pihaknya memiliki tugas untuk menginterpretasikan apa yang menjadi kebijakan bupati kepada internal jajaran pemerintah Kabupaten Bogor. Sedangkan untuk urusan eksternal, semisal politik dan sosial kemasyarakatan, bupati mempercayakannya kepada Jubir eksternal David Rizar Nugroho. “Kalau untuk urusan eksternalnya, sudah ada David Rizar,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Kabupaten Bogor Sony Abdul Syukur, saat dimintai komentarnya akan pentingnya peran Jubir Bupati, justru malah menghindar. Alasannya, pihaknya belum berkomunikasi dengan jubir. (KEN/ALS)  

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Al Sabili pada 18.01. dan Dikategorikan pada , . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
Kang Lintas
Kang Lintas Kang Lintas Kang Lintas

2010 Berita Bogor. All Rights Reserved. - Designed by Berita Bogor