Tunjangan Sertifikasi Guru Segera Dikucurkan

CIBINONG - Para guru penerima tunjangan profesi boleh bernafas lega. Mulai minggu ini, pemerintah sudah mencairkan tunjangan sertifikasi tahun 2012. Tak tanggung-tanggung, meskipun pencairan baru satu triwulan, namun dana yang dikucurkan sebesar Rp. 72,5 miliar.

Humas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Rony Kusmaya menjelaskan, dana sertifikasi triwulan pertama sebesar Rp. 72,5 miliar itu untuk dibagikan kepada 7.439 guru PNS dan Non PNS di Kabupaten Bogor. “Pada pencairan triwulan pertama, ada guru yang baru menerima tiga bulan ada juga yang menerima dua bulan,’’ katanya.

Rony mengungkapkan, dari 7.439 guru penerima tunjangan sertifikasi, sebanyak 4.473 guru baru menerima tunjangan selama tiga bulan dengan anggaran sebesar Rp. 63,2 miliar. Sedangkan sebanyak 2.990 guru menerima tunjangan selama dua bulan gaji dengan anggaran yang disiapkan Rp. 9,2 miliar.

Kenapa baru tiga dan dua bulan yang dicairkan, kata Rony, karena anggaran yang disiapkan pemerintah pusat tidak mencukupi sesuai dengan kuota penerima tunjangan. Karena itu, bagi guru yang baru menerima dua bulan gaji sisanya akan diusulkan kembali saat rekonsiliasi anggaran antara Kementrian Keuangan dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. “Dari Rp. 72,5 miliar yang dicairkan tidak utuh diterima oleh para guru karena akan dipotong PPh 21. Apabila ditotal pajaknya sebesar Rp. 9,7 miliar,’’ ujarnya.

Dana yang dicairkan pemerintah itu, kata Rony, akan masuk ke dalam rekening masing-masing guru penerima tunjangan sertifikasi. Karena itu, para guru diminta untuk mengecek kembali dananya apakah sudah tertera di buku tabungan atau tidak. Bank tersebut diantarnya Bank Jabar Banten, Bank BTN, dan Bank BRI.

“Yang jelas sebanyak 7.439 guru penerima tunjangan sertifikasi itu merupakan lulusan sertifikasi angkatan tahun 2007 sampai 2011 dan dari jenjang SD hingga SMK. Akhirnya, apa yang para guru tanyakan tentang pencairan sertifikasi bisa terjawab, dan sekarang guru tinggal menikmati saja,’’ katanya.

Pengelolaan tunjangan sertifikasi guru, lanjut Rony, dibagi dua. Untuk guru non PNS sepenuhnya dikelola oleh Pemerintah Propinsi Jawa Barat dan guru PNS oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor pada tahun 2012 ini mendapat alokasi anggaran tunjangan sertifikasi sebesar Rp. 253 miliar.

“Pencairannya dibagi dalam empat triwulan. Pembayarannya, triwulan I bulan April, triwulan II bulan Juli, triwulan III bulan Oktober dan Triwulan IV pada bulan Desember. Satu triwulan dicairkan sebesar Rp. 63,2 miliar,’’ paparnya. (dhany/als)

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Al Sabili pada 01.09. dan Dikategorikan pada , , . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
Kang Lintas
Kang Lintas Kang Lintas Kang Lintas

2010 Berita Bogor. All Rights Reserved. - Designed by Berita Bogor