Penjual Tanaman Hias Keluhkan Sepi Pembeli

KOTA BOGOR - Pengaruh Cuaca ekstrem yang terjadi di Kota Bogor belakangan ini diduga menjadi salahsatu penyebab sepinya pembeli tanaman hias di sepanjang Jl.Padjajaran, Kota Bogor. Sehingga pendapatan para penjualnya mengalami penurunan secara drastis.

Salah seorang pedagang tanaman hias, Ali (50) didampingi sang istri mengaku sudah merintis berjualan tanaman hias dilokasi ini sejak 20 tahun silam.

Lokasinya yang tepat berada di depan Perumahan Vila Indah Pajajaran Kota Bogor ini sebenarnya cukup strategis. ”Namun, cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini juga mempengaruhi pada suhu tanaman yang menyebabkan tanaman hias miliknya gagal dijual karena layu dan membusuk," keluhnya, Ahad (4/3/2012).

Tidak sedikit tanaman yang dijual itu tidak tahan terhadap air, salah satunya tanaman bunga mawar yang perawatannya harus istimewa dan khusus. Karena bunga mawar harus terkena sinar matahari langsung. Sehingga dengan cuaca cuarah hujan tinggi membuat bunga-bunga itu layu dan membusuk.

Ali Menambahkan, tanaman ini biasa hidup pada iklim panas dan tidak cocok dengan suhu udara lembab, serta batang dahan dan bunga juga sensitif yang mudah berguguran.

Harga satu pohon bunga mawar dijual mulai harga Rp5.000,- sampai Rp15.000,- dapat dijumpai di jalan Pemuda - Kebonpedes dan jalan Raya Pajajaran setiap hari.

Pedagang lainnya, Anwar dan Cecep juga mengeluhkan hal yang sama. Mereka khawatir jika kondisi seperti saat ini berlangsung lama akan mengancam kerugian yang cukup besar bagi usaha, terlebih kepersoalan permodalan. (yd)

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Al Sabili pada 01.56. dan Dikategorikan pada , , . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
Kang Lintas
Kang Lintas Kang Lintas Kang Lintas

2010 Berita Bogor. All Rights Reserved. - Designed by Berita Bogor