Semarak HUT SMPN 1 Kota Bogor

KOTA BOGOR– Gebyar semarak ulang tahun SMPN 1 Bogor ke 63, menyuguhkan pagelaran pentas seni budaya dan kegiatan sosial yang di ikuti SD dan SMP se kota Bogor. 

Kegiatan ini dilangsungkan di gedung SMPN 1 Jl.Ir.H.Juanda no.16 Bogor pada 24-26 Februari 2012 dan di tutup pada 3 Maret nanti.

Di usianya yang ke 63, tahun ini osis MPK FKK SMPN 1 Bogor dengan bangga mempersembahkan REMOT TIPI reborn of spensa’s miracle birthday with breathtaking extravagantly euphoria. 

Dalam acara ini pihak sekolah SMPN 1 mengadakan khitanan massal untuk umum pada Jumat (24/2/2012) lalu yang di ikuti 20 anak dari beberapa daerah dan mereka pun diberi bingkisan serta baju koko dan kain. 

Selain itu kegiatan bakti sosial lainnya, telah direncanakan akan mendatangi panti asuhan dan memberikan santunan kepada anak yatim yang waktunya masih dalam pengaturan. Digelar juga festival lomba tari kreasi klasik (pupuh), jaipong dan lomba menggambar yang di langsungkan di tempat yang sama pada Sabtu dan Minggunya.

Festival tari yang di ikuti SD dan SMP se kota Bogor ini di bagi dalam beberapa kategori yaitu kelas 4-6 untuk tingkat SD dan kelas 7-8 untuk tingkat SMP. Tari yang diperlombakan yaitu tari jaipong dan tari kreasi klasik (pupuh). Tari kreasi klasik ini sudah jarang dimainkan dan tidak di gemari oleh anak-anak sekarang. Itulah salah satu alasan mengapa tari kreasi klasik ini di lombakan agar tari kreasi ini dapat kembali lestari dan digemari oleh anak-anak dan diharapkan nantinya di masing-masing sekolah dapat memberdayakan tari-tarian yang nantinya bisa ditampilkan di acara-acara yang bersifat seni dan budaya.

Sedangkan untuk lomba menggambar sendiri hanya untuk tingkat SD dengan kategori kelas 4-6. Dengan tema budaya Indonesia, para peserta diberi waktu 150 menit untuk menyelesaikan gambarnya. 

Erjuno, juri lomba menggambar, mengatakan “tujuan dari lomba menggambar ini untuk menanamkan rasa cinta terhadap budaya bangsa melalui media gambar. Karena dari gambar bisa merupakan jendela bangsa. Dari gambar bisa lebih membuka budaya Indonesia di luar negeri”, terangnya.

Erjuno menambahkan, melihat anak-anak muda sekarang seolah-olah merasa bangga dengan budaya asing yang merasa dirinya modern atau gaul sehingga mereka lupa akan budaya sendiri. Maka itu ia memberi saran, pertama kepada pihak sekolah untuk sering diadakan ekstrakulikuler yang bersifat kedaerahan dan yang kedua dari pemerintahan seperti di kelurahan atau kecamatan untuk lebih sering menampilkan acara kedaerahan yang sifatnya tradisional.

Erna, selaku guru sekaligus panitia pelaksana menyampaikan, “dengan adanya kegiatan tahunan ini bisa menjadi inspirasi untuk sekolah lain, selain bisa mengembangkan potensi siswa”, katanya kepada bogorekspres di sela-sela acara. 

Erna menambahkan, bahwa ia akan memberi bimbingan kepada siswa-siswanya agar dapat mencintai budaya dan melestarikannya dan juga para siswa dapat mengenal seni tari tradisional. 

“Saya setuju dengan adanya pagelaran ini karena generasi Indonesia bisa melestarikan dan mengembangkan budaya yang seharusnya kita cintai, karena budaya kita sedikit demi sedikit sudah terpengaruh oleh budaya asing”, jelas Ida, salah seorang penonton.

Dari semua rangkaian kegiatan lomba, pembagian hadiah dan penutupan acara akan dilakukan pada 3 Maret nanti yang akan di tutup langsung oleh kepala sekolah SMPN1 Bogor. Dalam  acara penutupan ini pun akan dimeriahkan dengan penampilan band-band dari anak-anak SMPN 1 dan bintang tamu. (jm/mra). Foto, yudi.

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Al Sabili pada 15.08. dan Dikategorikan pada , , . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
Kang Lintas
Kang Lintas Kang Lintas Kang Lintas

2010 Berita Bogor. All Rights Reserved. - Designed by Berita Bogor