Urus SIUP Di Kantor Kecamatan

Dalam upaya membantu para pemohon pedagang skala kecil atau UKM, khususnya dalam permasalahan biaya transportasi. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor diminta untuk segera mengeluarkan kebijakan baru terkait pengurusan surat izin usaha perdagangan (SIUP)

Selama ini SIUP masih diproses di Badan Perizinan Terpadu (BPT), sehingga perlu adanya kebijakan baru agar kepengurusannya dapat dilimpahkan kepad pemerintahan kecamatan.

"Saya berharap bila pengurusan SIUP itu bisa dilakukan pada kecamatan masing-masing. Karena, warga yang akan mengurus izin usahanya tidak harus repot ke Pemda," harap warga Kecamatan Caringin saat berada di BPT, yang namanya enggan disebutkan.

la mengatakan, pada dasarnya pengurusan di BPT selama ini tidak ada masalah, baik dari sisi pelayanan maupun saat melakukan proses. Namun kata dia, yang memberatkan dari biaya transportasi menuju kesini (Pemda.red).

"Seperti sekarang ini, saya harus mengeluarkan biaya transportasi lebih dari Rp.50 ribu. Coba bila warga yang mengurus SIUP itu dari kecamatan di Bogor barat ataupun Utara, pasti kos untuk transportasinya akan lebih besar lagi" paparnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pelaya­nan Perizinan pada BPT, Didi Supriadi mengungkapkan, masukan dari warga itu harus disikapi pemerintah. Alasannya, karena keinginan pelimpahan penguru­san SIUP dari BPT kepada pemerintahan kecamatan sangat wajar.

"Mungkin warga merasa terlalu berat dalam hal biaya ongkos transportasi, jika untuk mengurus SIUP saja harus dilakukan di BPT. Apalagi, SIUP yang diurusnya untuk Jenis UKM bukan industri," ujarnya.

Pedagang jenis UKM maupun klontongan harus mengurus SIUP, sebab untuk mendapatkan pinjaman modal usaha, SIUP menjadi salah satu persyaratan. "Untuk itu, keinginan warga menjadi bahan masukan kami saat pembahasan atau rapat nanti. Tapi dalam pelimpahan kebijakan ini, nantinya harus ada aturan atau batasan jenis usaha yang diajukan pemo­hon, misalkan bila pengurusan SIUP itu untuk pedagang kecil bisa dilakukan di kecamatan, namun kalau besar harus diproses di BPT," tambahnya. (als)

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Al Sabili pada 15.58. dan Dikategorikan pada , , . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
Kang Lintas
Kang Lintas Kang Lintas Kang Lintas

2010 Berita Bogor. All Rights Reserved. - Designed by Berita Bogor