Bupati Kecam Makelar Kasus IMB

Bupati Bogor Rachmat Yasin telah mencium keberadaan makelar kasus (Markus) di lingkungan pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya di Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Bogor.

Oknum petugas Sat Pol PP Kabupaten Bogor yang menjadi markus dalam pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di wilayah Bogor, terutama IMB vila di kawasan Puncak.

Jangan kira saya tidak tahu, ada anggota Satpol PP yang sering bolak-balik ke dinas tertentu untuk urus IMB, kata Rachmat Yasin saat ditemui di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Rabu (29/12) siang.

Oleh karena itu, Bupati mewanti-wanti Satpol PP Kabupaten Bogor agar jangan menjadi makelar dalam masalah pengurusan IMB di wilayah tersebut. Hal ini terutama terkait masalah perizinan villa di beberapa wilayah di Puncak, Kabupaten Bogor.

Setelah keluar surat peringatan pertama, kedua dan ketiga, karena dilobi oleh pengusaha yang bermasalah, langsung keluar lagi surat peringatan baru. Padahal, setelah keluar peringatan ketiga harusnya dibongkar,ungkapnya.

Dia menegaskan, perilaku jual beli surat peringatan kepada pihak-pihak yang bermasalah dengan perizinan, jangan dikembangkan menjadi sampingan penghasilan anggota Satpol PP. Saya tak ingin hal-hal seperti itu terjadi lagi, tegasnya.

Dia juga menjelaskan fungsi dari keberadaan Satpol PP yang sedianya adalah sebagai penegak peraturan daerah.

Sekadar diketahui hingga saat ini keberadaan bangunan-bangunan liar, khususnya vila di kawasan wisata kebun teh, Puncak, Cisarua, mencapai ribuan jumlahnya. Antara yang dibongkar dengan yang di bangun baru jumlahnya hampir sebanding. (OL-9/als)






Sumber: Media Indonesia 29/12/2010

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Al Sabili pada 08.29. dan Dikategorikan pada , , . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
Kang Lintas
Kang Lintas Kang Lintas Kang Lintas

2010 Berita Bogor. All Rights Reserved. - Designed by Berita Bogor